” KEPADA GURU “


Kepada Guru

” Prayoga Ismail “

Guru, jam dinding ini milikmu

Seberapa lama engkau memaut buku

Seringkali kau menemuiku

Membunyikan lonceng sepagi itu

Ku masih berdiam sedu

Menyudut di pojokan ilmu

Merenungkan sesuatu

Sebenarnya guruku ,

Ku tak mau merebut waktumu

Tuk menuai mesra dengan anak-anakmu

Mendidik mereka tuk lebih bisa

Menjadi yang kau mau

Namun, hanya karenaku

Seorang diri yang tak tau diri

Yang selalu menyakiti hati

Guru, bawalah buku-buku itu

Biarlah anak-anakmu mengingatmu

Tapi, kenapa guruku ?

Kau berikan semua itu kepada kami

Anak-anak tak berbudi

Bukan untuk anak-anakmu

Sampai kapan engkau menjadi guru ?

Tidakkah kau lelah

Memikul beban kebodohan

Memungutkan sepotong nilai

Membicara setiap waktu

Mengingatkan setiap saat

Beribu ucap nan ragam sikap

Aku takut guruku

Bila kami bukanlah orang yang baik

Bila kami bukanlah orang yang hebat

Yang bisa menyimpulkan senyumanmu

Tapi, guruku

Tugas muliamu,

Pesan-pesanmu

Takkan lekang oleh waktu

Dan ketika kami datang bersaksi

Tentang dikau yang penuh arti

Aku takut guruku

Jika engkau marah padaku

Jika tiada balas bagimu

Kami memang bukan yang terbaik

Tapi, kami adalah anak-anakmu

Yang akan menjadi baik

Karena dirimu

Kami sempurna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s