” KUKENANG JUA JASAMU “


Kukenang Jua Jasamu

Teruntuk Mbah Warsih yang telah hidup di alam baka

” Prayoga Ismail “

Gerai senarai tubuh rapuhmu

Menghujat renta di perlintasan maya

Entah derita yang engkau rasa

Kian mengais beribu tawa

Tawa pemengkah jiwa

Menelantarkan sepotong kata

Mengalirkan bisik udara

Wahai, nyai

Sampai kapanpun kau mengunci diri

Inkubasi tak membakar imaji

Wajahmu pucat pasi

Sehabis peluh membanjiri

Tak tega, tak  bisa kupungkiri

Lewat puisi, ku rangkaikan bunga melati

Biar hiasi, nisanmu kan abadi

Bicaramu yang penuh kata sandi

Penuhi dahaga mimpi

Lewat angin, lewat malam

Jasamu kukenang jua, nyai

Sekalipun reruntuhan ingatan

Sesekali terlupakan tanpa urutan

Ku tak peduli

Biar hidupku tak lagi bersamamu

Kukenang jua jasamu

Karena hidupmu

Kau berikan padaku

Biar Tuhan membalas budimu

Saa-saat hidupmu

Terukir anyir selepas memoir

Maafkanlah diriku

Yang belum sempat membagi berkat

Padamu jua ku limpahkan lumat

Kutafsirkan segala lulur nan rapat

Terakhir kali kusembahkan hormat

Terima kasih, kaulah sang malaikat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s