” CATUR POLITIK “


Catur Politik

” Prayoga Ismail “

Sembari menanti para prajurit berderit

Kaisar dan menteri berlari terbirit-birit

Menaiki sedan dari langit

Merenggut kuasa panggung sandiwara

Tuk menghempas jejak politik

Yang tersisa dari jerit dan himpit

Sudahlah, ia sekedar politik

Tak peduli si miskin lagi sakit

Hanya korupsi yang ia lilit

Tanpa saksi, senggol sana-sini

Kau halalkan segala bentuk kompetisi

Kau haramkan segala bentuk aspirasi

Padahal memang negeri tak lagi bangkit

Belakangan, hancur tertelan politik

Lagi-lagi politik

Apa maunya politik ?

Pudarlah darah garuda

Lenyaplah kesaktian Pancasila

Hasil jiwa dan raga pahlawan kita

Kini, terkubur di atas bukit

Bukit yang digusur, dan air yang dilacur

Permainan dunia catur

Makin luntur dan kehilangan mujur

Ketika ajal datang meluncur

Catur politik telah tertidur

Bersama lumpur-lumpur rupiah

Menyekat aksi yang lebih nyata

Bukan sekedar janji dan kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s